“Sebut Satu Kata.. Ibu”
Seorang teman :
Jauh darimu sungguh tak mudah Bu..
Menjadikanmu segalanya ditengah kabut rindu..
Gadis kertas :
Ditepi kehidupan mengupas makna yg tak ku tahu..
Selangkah lg janjiku yg tak seberapa akan kupersembahkan dikakimu..
Selangkah lg janjiku yg tak seberapa akan kupersembahkan dikakimu..
3 September 2013
“Mr. Simple”
Gadis kertas :
Kepadamu kuterbangkan nyanyian
Hati yang hangat oleh kata-katamu
Yang tak perah kau buat lebih atau kurang..
Hanya tulus
Darisana banyak yang belajar
Hidup tidak sehalus yang dikira
Tapi budi mesti sehalus tulus
6 September 2013
“Sang Pagi”
Gadis Kertas (05.57) :
Matahari tak tak terlalu ceria hari ini
Mungkin langit membuatnya marah
Atau bumi yang terlalu angkuh untuk di sinari
Selamat pagi Mr. Simple
Tetaplah menginspirasi
Seorang teman (10.04) :
Tak peduli langit membuatnya marah
Ataupun bumi tak menjeput sinarnya yang megah
Samar-samar matahari tetap membungkus pagi dengan
hangat da menghapus semua lelah..
6 September 2013
“Terik Jum’at”
Gadis kertas :
Tersembur halus anugrah cahaya, memantul dari mata
ke mata
Tersirat makna syukur, berlomba dari bibir ke bibir
Parau suara sag muadzin berlarian dari telinga ke
telinga
Hikmat, senyap..
Nikmati saja terik jum’at

Tidak ada komentar:
Posting Komentar